Aku kangen membuat hal sweet untuk kamu. Kalo aku lakuin hal semacam itu lagi, apa tanggapan kamu masih sama? Aku kangen. Aku ragu, kamu mungkin bukan bilang ‘sweet’ tapi ‘disgust’
(
Marry You
Terharu lihat video ini :’)
Tell
Jadwal Euro 2012
Pesta olahraga sepakbola benua eropa segera datanggg! Sebelum mulai, dan supaya bisa inget mari kita catat jadwalnya:
GRUP A
Polandia vs Yunani
8 Juni pkl 23.00 WIB, Warsaw
Rusia vs Rep Ceko
9 Juni pkl 01.45 WIB, Wroclaw
Yunani vs Rep Ceko
12 Juni pkl 23.00 WIB, Wroclaw
Polandia vs Rusia
13 Juni pkl 01.45 WIB, Warsaw
Yunani vs Rusia
16 Juni pkl 01.45 WIB, Warsaw
Rep. Ceko vs Polandua
17 Juni pkl 01.45 WIB, Wroclaw
GRUP B
Belanda vs Denmark
9 Juni pkl 23.00 WIB, Kharkiv
Jerman vs Portugal
10 Juni pkl 01.45 WIB, Lviv
Denmark vs Portugal
13 Juni pkl 23.00 WIB, Lviv
Belanda vs Jerman
14 Juni pkl 01.45 WIB, Kharkiv
Portugal vs Belanda
17 Juni pkl 01.45 WIB, Kharkiv
Denmark vs Jerman
18 Juni pkl 01.45 WIB, Lviv
GRUP C
Spanyol vs Italia
10 Juni pkl 23.00 WIB, Gdansk
Irlandia vs Kroasia
11 Juni pkl 01.45 WIB, Poznan
Italia vs Kroasia
14 Juni pkl 23.00 WIB, Poznan
Spanyol vs Irlandia
15 Juni pkl 01.45 WIB, Gdansk
Kroasia vs Spanyol
18 Juni pkl 01.45 WIB, Gdansk
Italia vs Irlandia
19 Juni pkl 01.45 WIB, Poznan
GRUP D
Perancis vs Inggris
11 Juni pkl 23.00 WIB, Donetsk
Ukraina vs Swedia
12 Juni pkl 01.45 WIB, Kiev
Swedia vs Inggris
15 Juni pkl 23.00 WIB, Kiev
Ukraina vs Perancis
16 Juni pkl 01.45 WIB, Donetsk
Swedia vs Perancis
19 Juni pkl 01.45 WIB, Kiev
Ingris vs Ukraina
20 Juni pkl 01.45 WIB, Donetsk
PEREMPAT FINAL EURO 2012
Juara A vs Runner up B
21 Juni pkl 01.45 WIB, Warsaw
Juara B vs Runner up A
22 Juni pkl 01.45 WIB, Gdansk
Juara C vs Runner up D
23 Juni pkl 01.45 WIB, Donetsk
Juara D vs Runner up C
24 Juni pkl 01.45 WIB, Kiev
SEMIFINAL EURO 2012
…………..vs…………….
27 Juni pkl 01.45 WIB, Donetsk
…………..vs…………….
28 Juni pkl 01.45 WIB, Warsaw
FINAL EURO 2012
…………..vs………….
1 Juli pkl 01.45 WIB, Kiev
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/05/jadwal-pertandingan-euro-2012-rcti.html#ixzz1wGRiEBic
Sebuket Bunga
Bunga terakhir…
Kupersembahkan kepada yang terindah
Sebagai satu tanda cinta untuknya
Bunga terakhir…
Menjadi satu kenangan yang tersimpan
Takkan pernah hilang ‘tuk selamanya
***
“Toko bunga di daerah Jakarta Barat”
Saya ketik di search engine Google.
Jauhnya jarak membuat saya memang tidak bisa mengunjunginya di kala dia sakit, dan dirawat di Rumah Sakit.
“Mas pesan bunga untuk ke alamat Jakarta Barat, bisa?”
“Tolong dikirim untuk Anyelir 621 Rumah Sakit Puri Indah yaa”
– beberapa jam kemudian —
“Bunganya sudah sampai ke tempat tujuan ya, mba” begitu bunyi pesan singkat dari kurirnya.
***
“Aku cuma bisa ngelakuin yang terbaik yang bisa aku lakuin, sampai nafas terakhir aku. Aku akan coba untuk mengerti”
Begitu bunyi pesannya di BBM pada saya. Mungkin saya sudah mengecewakannya. Kejujuran yang membuat dia mungkin kaget, dan kecewa.
***
Dia baik. Sangat baik. Bahkan ketika saya berkata jujur pun dia bilang dia tidak menyalahkan saya, dia tidak berpikiran jelek tentang saya. Entah sudah berapa hari kami belum tersambung kata lagi. Saya pribadi takut, takut keakraban yang inginnya tetap terjaga dengan dia setelah kejujuran yang saya bilang, tidak bisa lagi seperti dulu. Mungkin sepertinya memang tidak bisa seperti dulu, sekalipun saya berkata, “Dari aku tidak akan ada yang berubah hanya saja mungkin akan menempatkan rasa sewajarnya saja, biar kamu gak terganggu” — sepertinya mungkin memang ada yang berubah dari dia. Mungkin dia kecewa. Mungkin dia tidak habis pikir tentang apa yang sudah saya kata. Saya takut sapa dari saya tidak tersahut seperti biasanya.
“Maaf” lirih saya dalam hati.
“Maaf jika sudah mengecewakan”
“Saya kangen”
“Maaf”
#nowlistening
Bunga terakhir…
Kupersembahkan kepada yang terindah
Sebagai satu tanda cinta untuknya
Bunga terakhir…
Menjadi satu kenangan yang tersimpan
Takkan pernah hilang ‘tuk selamanya
Maaf
Mungkin saya sudah mengecewakan dia. Sebuah kejujuran yang terkata mungkin membuat dia kaget, dan kecewa. Maaf jika begitu adanya. Maaf jika telah mengecewakan. Kangen dengan keakraban dulu. Kangen. Hanya itu. Sekali lagi maaf jika sudah mengecewakan.
Apa yang Sudah Terkata
Belum tersambung kata. Mungkin karna rasa tak percaya dari apa yang sudah saya kata. Sesungguhnya kini, saya pelan berkata, tapi tak pernah benar habis kata. Enggan berkata, enggan menyapa, takut mengganggu yang disana. Rasa masih sama, hanya saja mencoba menempatkan pada batas yang wajar saja. Bukan apa, lebih karna menghormati yang ada. Mulut bilang semua akan tetap sama, tapi sayang kamu tidak meng-iya-kannya. Kembali, disini pada lembar maya tertulis bait kata, bukan tentang cinta tapi tentang penyampaian kata yang sudah terkata. Dan apakah kamu mulai berubah? Sepertinya iya. Tapi saya akan tetap sama, hanya saja entah mengapa enggan menyapa. Takut tak tersahut seperti biasa.
Aku rindu kehangatan sapa — hey pagi anak labil! ; morning Jogja ; have a good day there. Sayangnya kamu mungkin tak lagi sama, setelah apa yang sudah saya kata. Maafkan jika saya salah. Saya tidak berubah. Maaf jika saya salah.
Memori di Kepala
Terdiam. Melamun. Lalu sebentuk pikiran di kepala bermain. Memutar tawa, senyum, lesung pipi, ujaran kata, bahkan kedipan mata. Lalu terbuai ke dalamnya. Lihat, siapa yang punya itu semua? Lalu tersadar. Menggelengkan kepala. Sembari berkata — Gak boleh! *dilakukan berkali-kali sampai putaran memori blur. Berulang kali dilakukan. Tersadar. Ternyata dia masih berdiam di kepala. Bahkan mungkin bukan disitu saja. Lalu aku, meringis menahan perih yang ada. Tapi tak apa, ini pembelajaran dari yang ada.
Keinginan
Beriak air. Desahan angin. Dengarkah apa yang diujar hati? Sebuah mantra yang mencoba untuk menenangkan badai. Bukan, bukan badai di luar. Badai di dalam. Ujaran hati yang terseok, mencari topangan membangkitkan diri. Saya ingin pergi jauh, Tuhan. Saya ingin dia bahagia. Selalu ingin begitu, maka pilihkan yang terbaik untuknya, Tuhan. Saya hanya ingin pergi jauh, Tuhan.
Sungguh.
