Pinjamkan Pundak Untuk Bersandar

A: Hey kamu kenapa?

B: Akh gapapa kok

A: Gag mungkin, kamu kelihatan murung gitu. Kenapa sih?

B: (menghela nafas) Ada yang mengganggu pikiran nih. Apa yang kamu lakuin ketika lagi kecewa?

A: Kecewa kenapa dulu?

B: Kecewa karna melihat kalimat seseorang

A: Orang yang disuka? Hayoo siapaaa?? *kepo*

B: Adalah pokoknya! Mehetehe eje (meletin lidah)

A: Emank kalimatnya apa sih?

B: Mmmm..

(diam sebentar) Emank sih kamu gatau itu ditujuin buat kamu atau bukan, tapi feeling kamu bilang itu untuk kamu..

A: Iya emank apa? Itu cuma perasaan kamu aja kaliii

B: Ya okelah, anggap aja seperti itu. Tapi jika posisinya itu benar ditujukan untuk kamu secara tersirat?

A: Oke, kalo itu untuk kamu dan itu menimbulkan kecewa, pastilah bakal kepikiran apalagi keluarnya dari orang yang disuka. Setiap kata manis yang keluar dari dia pasti bakal jadi kenangan indah, giliran yang keluar adalah kalimat yang bikin gundah gulana jadi buah pikiran yang mendalam. Btw kamu udah lama suka sama dia?

B: Ga gitu juga sih

A: Kenapa ga dibilangin aja sih?

B: Ga bisa.. Takut..

A: Takut?

B: Iya.. Takut dia pergi, dia hilang

A: Kok bisa? Mank dia hantu? Hahaa

B: Enak aja! Amit-amit dah akh! Ga harus jelas juga kan saya ceritanya? Hak lho hak

A: Oke lah, terserah. Tapi ya gimana bisa ngasih solusi tepat kalo ceritanya aja ga jelas. (menggumam)

B: Gini nih jeleknya kalo jadi orang introvert.

(Diam sejenak)

Pengen rasanya bebas bercerita, bebas menyebut dengan jelas tapi ga bisa, bukan ga mau! Punya rasa tapi tak bisa diungkapin, punya rindu tapi gatau harus apa, punya sedih karna dia tapi belum tentu dia juga sedih. Saya menghormati hak setiap orang, ketika orang yang saya suka merasa tidak nyaman dekat saya, maka dengan tanpa banyak kata tanpa bilang saya pergi diam-diam, toh dia juga ga akan merasa. Saya bukan orang yang memelas dan menagih-nagih, bukan orang yang agresif, tapi tetap perhatian. Jeleknya adalah terkadang, lebih merhatiin orang-orang yang disayang dibanding diri sendiri. Dan entah ada yang memperlakukan saya seperti saya memperlakukan itu ke orang lain atau ga, saya ga peduli. Dan ketika dia berkata secara tersirat yang intinya dia ga nyaman dekat saya, ya walopun itu belum tentu saya juga sih yang dimaksud, ya saya tahu diri dan sekarang coba buat menyerah. (Menghela nafas) Ini bener-bener susah deh, karna apapun posisinya tetap saya yang ‘sakit’. Lagi-lagi bukan karna tidak ingin mengungkap rasa, tapi ga bisa. Padahal saya begitu suka dengan dia, pas rindu datang saya menyalurkannya dengan sapa, terkadang tersahut tp sering juga tidak. Dan lagi-lagi saya ga bisa apa-apa.   Ketika ingin mengungkap rasa lewat jejaring sosial, takutnya dibilang sering galau lah apa lah, tapi saat ingin cerita dengan orang lain saya tidak benar-benar cerita secara utuh. Lagi-lagi bukan karna tidak ingin, tapi tidak bisa. Saya benar-benar menyukainya A… Jangan tanya kenapa saya suka, karna saya ga punya alasan kenapa saya suka, saya cuma ngerasainnya. Katanya cinta tidak pernah salah? Jika ini salah, kenapa dia datang tidak memilih sasaran? A, saya selalu ingin tahu keadaannya, saya ingin selalu mengobrol panjang dengan dia, saya selalu ingin buat dia tertawa lepas, saya ingin benar-benar bisa menyentuh hatinya dengan cara saya dan saya apa adanya. Tapi sayangnya, sepertinya dia tidak nyaman dekat saya. Dan sepertinya saya tidak bisa membuat dia tertawa lepas. Baiklah saya mundur A, tanpa mengurangi perhatian saya ke dia, tapi tidak dapat lagi lewat kata. Biarkan dia menemukan cintanya, merasakan cintanya, tanpa mau mengganggu walaupun mungkin rasa yang saya punya itu lebih besar dari cinta yang diberikan cintanya. Tapi biarlah, karna mungkin saya terlalu menjijikkan. Biar rasa ini tak terkatakan. (Tersenyum datar). A, saya hanya butuh pundak dan didengar tanpa harus banyak ditanya-tanya walaupun yang saya ceritakan tidak sepenuhnya benar-benar diceritakan, saya terkadang hanya butuh didengar. Dan tolong pinjamkan saya pundak kamu sebentar aja, boleh?

A: (Speechless) (Mengangguk)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s