#Dearyou (Darimana, Mengapa, dan Bagaimana)

#Dearyou

Kamu seperti penunggu di sisi lain pikiran, selalu ada dan berdiam disitu. Saat hendak ku tepiskan, kamu datang dengan senyuman. Saat rindu ini menyerang, aku tak tahu harus apa.  Saat kata mencoba menepikan jarak, saat sapa coba buat siratkan rindu, tapi terkadang tak banyak kata yang terucap dari sana. Katakan jika sapa dan kata ku mengganggu, aku tak ingin memaksa, hanya saja rindu ku rasa. Tapi jika itu membuat tak nyaman, baik aku yang pergi pelan-pelan. Mungkin ini hanya aku yang rasa, tapi andai bisa ku pinjam perkamen Tuhan aku tahu harus apa. Pada rasa ini aku tak mengenal koma, hanya titik yang pasti.  Jika kamu butuh alasan, maaf aku tak punya. Jika atas rasa ini menuai tanya, sungguh aku tak tahu darimana, mengapa dan bagaimana mulanya. Maaf jika ini salah, baik aku yang akan mengalah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s