Festival Seni Tradisi Anak Merapi 5

 LATAR   BELAKANG

Erupsi Merapi Oktober–November 2010 merupakan fenomena luar biasa dibandingkan tahun–tahun sebelumnya. Erupsi tidak hanya menyebabkan ratusan ribu masyarakat dalam radius 20 km mengungsi selama hampir satu bulan, namun juga mengakibatkan ratusan orang dan ribuan ternak mati. Banyak rumah dan lahan pertanian hilang/rusak. Lahan pertanian tidak dapat berfungsi optimal karena berubahnya struktur sungai dan terputusnya saluran irigasi. Mata air hilang/rusak sehingga mempengaruhi pasokan air bersih masyarakat, akses jalan serta jembatan rusak/runtuh tergerus lahar hujan, dan berbagai kerusakan infrastruktur lainnya. Dampak erupsi ini masih berlangsung dan diperkirakan berlanjut 3 – 4 tahun mendatang karena timbunan material hasil erupsi masih menumpuk di atas gunung. Setiap saat dapat turun apabila terjadi hujan lebat / getaran besar.

Kondisi di atas tentu saja berpengaruh pada psikologis masyarakatnya. Perubahan tersebut dapat disikapi dengan cara positif melalui dukungan pihak luar supaya masyarakat tidak terpuruk. Salah satu hal yang dimiliki masyarakat Merapi adalah keberagaman budaya yang menjadikan mereka mempunyai toleransi dan solidaritas kuat tercerminkan dalam gotong royong maupun mempertahankan tradisi nenek moyang. Hal inilah yang dikedepankan dalam hajat budaya TLATAH BOCAH 5 untuk bangkit dan membangun lingkungan kembali.

GAGASAN

Berawal pada tahun 2005, Rumah Pelangi beserta komunitas–komunitas lereng Merapi bermimpi mewujudkan area ramah anak (child friendly space), sebuah ruang fisik dan psikologis yang memberikan kesempatan anak–anak terlibat pembangunan. Jejaring ini menumbuhkembangkan kepekaan anak terhadap realita sosial, lingkungan, dan relasi antar manusia yang terwujud dalam rutinitas kegiatan. Salah satu media pembelajaran dilakukan melalui kesenian tradisi dimana terkandung nilai kepedulian dan solidaritas.

Pada tahun 2007 jejaring menginisiasi TLATAH BOCAH (area ramah anak), sebuah hajat budaya selama satu bulan untuk mengkampanyekan hak anak. Tema yang diangkat saat itu tentang transformasi nilai–nilai pendidikan melalui  gerakan  kebudayaan  dan kesenian. Hajat budaya ini dikembangkan rutin setiap tahun dengan tema terkait isu–isu tentang anak.

Jejaring meluas dengan adanya komunitas di gunung Sumbing, Merbabu, dan pelosok perbukitan Menoreh. Tercatat 25 komunitas dari 4 Kabupaten (Magelang, Boyolali, Salatiga, dan Kulon Progo) menggerakkan TLATAH BOCAH. Selain itu, solidaritas dari berbagai penjuru tanah air menyemarakkan hajat budaya ini dengan partisipasi sesuai kemampuan sumber dayanya.

TEMA

WAYAH GUMREGAH (Waktunya Bangkit / Anak Cucu Bangkit)

kebangkitan masyarakat Merapi dari keterpurukan era erupsi 2010.

MAKSUD   &   TUJUAN

Umum

1. Membangkitkan semangat masyarakat dalam menata hidup selepas erupsi Merapi,
2. Mendorong kebangkitan masyarakat Merapi sebagai upaya komunal.

Khusus

1. Memperkuat jaringan komunitas anak Merapi dan luar daerah,
2. Pelestarian kesenian lokal yang dapat berjalan seiring perkembangan jaman,
3. Mendorong terwujudkan area ramah anak secara fisik maupun psikologis,
4. Mendorong terpenuhinya hak anak (hak hidup, hak tumbuh kembang, hak pendidikan, dan hak partisipasi).

C A P A I A N

1. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan anak,
2. Menguat dan bertambahnya jejaring komunitas anak,
3. Meningkatnya peran anak–anak dalam pembangunan.

SASARAN

Masyarakat lereng Merapi sebagai warga yang terkena dampak erupsi merupakan target kampanye kebangkitan ini. Tidak kurang 900 orang dari berbagai komunitas di Merapi terlibat dari persiapan sampai akhir acara. Hajat budaya yang digelar disaksikan +– 2500 orang. Partisipan dari berbagai penjuru Indonesia memberikan dukungan moril material melalui berbagai macam media.

A G E N D A

Hajat budaya TLATAH BOCAH dikemas sebagai sebuah rangkaian kegiatan tematik yang diharapkan memberikan makna, khususnya para penggiat dan masyarakat pada umumnya. Tema ini menyesuaikan dengan isu yang sedang berkembang di masyarakat. Berkenaan dengan dampak erupsi yang masih berlangsung, masyarakat harus menata kehidupan dan lingkungannya. Hal ini diangkat TLATAH BOCAH 5 menjadi kebangkitan dari keterpurukan / GUMREGAH, dengan agenda:

1. MERTI JIWO

Tanggal / Hari           : 4 – 5 Juni 2011 / Sabtu – Minggu

Waktu             : 15.00 – 10.00 WIB

Peserta                      : Partisipan

Partner Lokal            : Topeng Ireng – Stabelan

Lokasi             : Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo,

Kab. Boyolali

Hajat budaya TLATAH BOCAH diawali dengan pembersihan hati para penggiatnya melalui doa antar iman, ritual perjalanan naik ke sebuah situs Merapi, dan ekplorasi tari di atas. Para penggiat dan simpatisan yang terlibat diajak memahami tujuan hajat budaya bukanlah sebuah pesta melainkan menyuarakan eksistensi anak. Merti Jiwo dilakukan di Stabelan di Kabupaten Boyolali, sebuah dusun terdekat Merapi.

2. LAKU LAMPAH

Selain Boyolali, gunung Merapi juga dilingkupi 3 kabupaten lainnya, yakni: Magelang, Sleman, dan Klaten. Banyak warga di wilayah tersebut masih mengungsi di hunian sementara sampai saat ini. Laku lampah merupakan sebuah perjalanan spiritual meresapi psikologi penyintas ini dengan eksplorasi tari dan juga mengusung spirit hidup melalui seni tradisi yang disajikan anak–anak.

    1. Jumoyo

Tanggal / Hari  : 11 Juni 2011 / Sabtu

Waktu               : 15.00 – 18.00 WIB

Peserta             : Komunitas seni

Partner Lokal   : Jaringan Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB)

Lokasi                : Huntara Jumoyo, Kecamatan Salam, Kab. Magelang

Lahar hujan sebagai salah satu dampak erupsi Merapi telah menghilangkan ribuan sawah dan menenggelamkan banyak rumah. Warga banyak menghuni hunian sementara yang dibangun lembaga maupun pemerintah. Salah satu area yang digunakan untuk menampung warga ini adalah Jumoyo.

     2. Cangkringan

Tanggal / Hari  : 19 Juni 2011 / Minggu

Waktu               : 15.00 – 18.00 WIB

Peserta             : Komunitas seni

Partner Lokal   : Jaringan Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB)

Lokasi                : Huntara Cangkringan, Kecamatan Cangkringan, Kab. Sleman

Wilayah Cangkringan, Kabupaten Sleman bagian atas merupakan area yang terkena dampak Merapi sangat parah tersapu awan panas sehingga tidak dapat dihuni lagi. Warga yang selama ini tinggal disana sekarang menempati hunian sementara di sebelah bawahnya dan belum dapat mengolah tanahnya lagi.

     3. Deles

Tanggal / Hari : 26 Juni 2011 / Minggu

Waktu               : 15.00 – 18.00 WIB

Peserta             : Komunitas seni

Partner Lokal   : Jaringan Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB)

Lokasi                : Dusun Deles, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kab. Klaten
Deles di Kabupaten Klaten merupakan daerah yang setiap saat terancam bahaya erupsi Merapi. Masyarakat tetap tinggal disana karena Merapi telah menghidupi mereka generasi ke generasi.

3. SRAWUNG GUNUNG

Tanggal / Hari      : 1 – 10 Juli 2011 / Jumat – Minggu

Waktu                    : 08.00 – 21.00 WIB

Peserta                 : Anak–anak live in dari penjuru Nusantara

Partner Lokal        : Dayak Grasak – Sumber

Lokasi                    : Dusun Sumber, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kab. Magelang

Warga yang tinggal di Merapi berprofesi sebagai petani dan peternak. Pekerjaan ini berpengaruh pada kesederhanaan pola hidup dan secara tidak disadari merupakan faktor penting dalam keseimbangan lingkungan. Srawung Gunung adalah program pengenalan kehidupan lereng Merapi untuk anak–anak dari luar daerah. Difasilitasi oleh anak–anak seusianya, mereka diajak tinggal beberapa hari untuk bermain ala gunung, mengelola kebun sayur kelompok, beternak, dan belajar seni tradisi.

4. NGUNDUH MANTU

Tanggal / Hari      : 3 Juli 2011 / Minggu

Waktu                    : 15.00 – 18.00 WIB

Peserta                 : Komunitas seni

Partner Lokal        : Kridha Budaya – Kadirojo

Lokasi                    : Dusun Kadirojo, Kelurahan Muntilan, Kec. Dukun, Kab. Magelang

Membentuk keluarga baru tentu saja harus menyiapkan lembaran layaknya warga Merapi yang berjuang menata kehidupan baru.  TLATAH  BOCAH  ke  5 kali ini juga mengantarkan salah satu penggiatnya pada sebuah jenjang pernikahan dengan nuansa yang TLATAH BOCAH, dirayakan bukan untuk sebuah pesta melainkan upaya pemahaman terhadap suatu keputusan.

5. WAYAH GUMREGAH

Tanggal / Hari           : 9 – 10 Juli 2011 / Sabtu – Minggu

Waktu             : 09.00 – 24.00 WIB

Partner Lokal        : Gagak Ngampar – Sengi

Peserta                      : Komunitas seni

Lokasi             : Dusun Sengi, Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kab. Magelang

Masyarakat Merapi dikenal sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi tradisi leluhur dan mempunyai toleransi atas perbedaan. Salah satu warisan yang menggambarkan nilai ini adalah keberagaman seni tradisi yang masih ada. Puluhan jenis kesenian dari ratusan kelompok kesenian terdapat di Merapi. Meskipun demikian, kelompok ini belum banyak memberikan kesempatan pada anak untuk terlibat kecuali sebagai penonton / pendukung. TLATAH BOCAH menjembataninya dengan menggelar hajat seni tradisi yang pelakunya anak–anak. Tahun ke tahun kesertaan anak dalam kelompok kesenian bertambah. WAYAH GUMREGAH dapat digunakan sebagai modal awal membangun komunitas ramah anak.

6. LARUNG SUKERTA

Tanggal / Hari      : 17 Juli 2011 / Minggu

Waktu                    : 15.00 – 18.00 WIB

Peserta                 : Partisipan

Partner Lokal        : Sekolah Mbrosot – Lendah

Lokasi                    : Pantai Trisik, Kecamatan Galur, Kab. Kulon Progo

Pengaruh Merapi tidak hanya dirasakan pada 4 kabupaten yang mengitarinya, namun juga melampaui area yang lebih jauh. Sungai Progo yang merupakan salah satu sungai pembawa material Merapi yang berakhir di Pantai Trisik. Larung Sukerta merupakan suatu tradisi menghilangkan unsur negatif dalam kehidupan disimbolkan dengan melarung benda sebagai gambaran unsur tersebut. Identik dengan muara sungai yang berakhir di laut, prosesi ini mengakhiri hajat budaya TLATAH BOCAH 5 untuk berpikir positif atas segala yang terjadi dan bangkit memulai kehidupan baru.

S U M B E R   D A Y A

Kesuksesan kegiatan terjadi apabila saat banyak pihak berpartisipasi dalam hajat budaya ini. Setiap individu selalu mempunyai peran sesuai kemampuannya. Penggalangan sumber daya dilakukan dalam bentuk kebutuhan relawan/wati dan dana.  Relawan /   relawati  dapat memenuhi kebutuhan fisik, ide, maupun spirit.  Dana dibutuhkan untuk pengadaan berbagai kebutuhan materi yang terbagi dalam dua kategori:

Beasiswa Seni

Donasi dari partisipan dikumpulkan untuk menjadi sebuah sumber daya memperkuat komunitas seni – komunitas seni dalam jejaring  TLATAH BOCAH.  Sumber  daya  tersebut  digunakan untuk perbaikan kostum, alat musik, dll. Beasiswa ini dikelola oleh perwakilan tim kesenian yang terlibat.

Galang Gelang

Penggalangan dana kebutuhan kepanitiaan hajat budaya TLATAH BOCAH 5 dilakukan dengan penjualan gelang TLATAH BOCAH di beberapa tempat.  Hasil bersih dari gelang inilah yang digunakan panitia untuk memenuhi kebutuhan bahan konsumsi, dekorasi, sewa genset, pengeras suara, transportasi, komunikasi, dll

S E K R E T A R I A T

Alamat

RUMAH PELANGI

Jl. Talun  km. 1 no. 57B – Patosan

Muntilan – Jawa Tengah 56412

Online

Email              : TlatahBocah@gmail.com

Web               : www. TlatahBocah.org

Facebook     : Tlatah Bocah

Twitter            : @TlatahBocah

Kontak

Gunawan

0818 – 0272 3030

Rekening

BCA Muntilan

a.n: Gambir Wismantoko

no. rek.: 104–0130–272

BNI Muntilan

a.n: Suryo Purnomo

no. rek.: 011–402–7037

Agenda Acara Festival Seni Tradisi Anak Merapi 5 :

1. Lokasi dan Tanggal : MERTI JIWO (Stabelan – Kabupaten Boyolali)
   4 – 5 Juni 2011 (Sabtu Pon – Minggu Wage)
Sabtu :
16.00 – 17.00 WIB  Ziarah makam Mbah Bagor
19.30 – 21.30 WIB  Diskusi: Merapi & Keberagaman
23.00 – 24.00 WIB  Doa Lintas Iman (Mbah Waldji – FPUB)
Minggu:
04.00 – 06.00 WIB  Perjalanan Naik Gunung
07.00 – 09.00 WIB  Penanaman Pohon
09.00 – 09.30 WIB  Performance

2. Lokasi dan Tanggal : LAKU LAMPAH I (Jumoyo – Kabupaten Magelang)
   11 Juni 2011 (Sabtu Kliwon)
15.00 – 18.00 WIB
1) SUDRATARI – Kolaborasi
2) JATHILAN – Kadirojo
3) Bintang Tamu

3. Lokasi dan Tanggal : LAKU LAMPAH II (Cangkringan – Kabupaten Sleman)
   19 Juni 2011 (Minggu Pon)
 15.00 – 18.00 WIB
1) SUDRATARI – Kolaborasi2) DAYAK GRASAK – Sumber
2) DAYAK GRASAK – Sumber
3) BALIJA – Jogja
4) Bintang Tamu
4. Lokasi dan Tanggal : LAKU LAMPAH III (Deles – Kabupaten Klaten)
   26 Juni 2011 (Minggu Kliwon)
15.00 – 18.00 WIB
1) SUDRATARI – Kolaborasi
2) CAKAR LELE – Ngandong
3) Bintang Tamu

5. Lokasi dan Tanggal : SRAWUNG GUNUNG (Sumber – Kabupaten Magelang)
   1 – 9 Juli 2011 (Jumat Kliwon – Sabtu Pon)
08.00 – 21.00 WIB
1) Berkebun dan Beternak
2) Latihan Musik Tradisi / Gamelan
3) Latihan Tari Tradisi

6. Lokasi dan Tanggal : NGUNDUH MANTU (Kadirojo – Kabupaten Magelang)
   3 Juli 2011 (Minggu Pahing)
13.00 – 15.00 WIB
1) SUDRATARI – Kolaborasi
2) REOG BOCAH – Gumuk
3) DAYAK GRASAK – Sumber

7. Lokasi dan Tanggal : WAYAH GUMREGAH (Sengi – Kabupaten Magelang)
   9 – 10 Juli 2011 (Sabtu Pon – Minggu Wage)
09.00 – 24.00 WIB
1) ORASI BUDAYA
2) AMAN PERKUSI – Jakarta
3) ANGGUK RAME – Ngargo Tontro
4) BOCAH MENGKAL – Kajoran
5) CAKAR LELE – Ngandong
6) DAYAK GRASAK – Sumber
7) GELAP NGAMPAR – Gejiwan
8.) JALANTUR – Gowok Pos
9) JATHILAN – Kadirojo
10) KLENENGAN – Samigaluh
11) KOBRO SISWO – Sengi
12) MAHESA BUTHENG – Bandongan
13) MONDOLAN – Soko
14) PADAT KARYA – Klakah Tengah
15) PUTERI KAWEDAR – Sengi
16) QARYAH THAYYIBAH – Salatiga *
17) REOG BOCAH – Gumuk
18) TANAM UNTUK KEHIDUPAN – Salatiga
19) TEATER RAKYAT – Purwodadi
20) TOPENG IRENG – GKI Muntilan *
21) WAYANG BOCAH – Tutup Ngisor
22) Bintang Tamu

8. Lokasi dan Tanggal : LARUNG SUKERTA (Pantai Trisik – Kabupaten Kulonprogo)
   17 Juli 2011 (Minggu Legi)
15.00 – 18.00 WIB
1) Bintang Tamu
2) WAYANG KERTAS – Sambak
3) DURSASANA GUGUR – Kolaborasi
4) Doa

Jika ada pertanyaan silahkan bisa menghubungi Sekretariatnya (lihat bagian Sekretariat)

2 thoughts on “Festival Seni Tradisi Anak Merapi 5

  1. waooowww mbaknya update banget, lama” mbaknya mirip detik.com ini ^^,Y

    Semoga dengan acara itu masyarakat merapi segera bangkit. amiiinnn 😀

    nice posting kakak 😀

    dshare di Fb kk 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s