Entahlah

Guys apa yang salah dengan menahan amarah? Marah atau amarah? Apa bedanya coba? Saya juga gatau. Yang saya tahu, kalau saya pulang ke rumah pasti ada sesuatu yang ngebuat saya harus berlaku seperti itu. Sayangnya saya ga bisa marah, walaupun sebenarnya saya marah!
Marahnya itu mix sama kesal dan kecewa, tapi lagi lagi ga bisa buat dilampiasin. Kenapa? Karna subjeknya. Padahal ada sesuatu yang salah. Marah tanpa alasan saya jarang ngelakuin itu, karna buat saya marah-marah dengan cuap cuap itu bakal nguras energi banyak banget, makanya saya kalau lagi marah atau kesal itu pasti diem (maaf yaa kalau yang udah pernah jadi korban, minal aidzin wal faidzin dulu, hehe). Ya itu tadi, karna saya tahu ada yang salah, dan itu sudah pernah saya tegur tapi tetap saja tidak ada perubahan 😦
Entahlah terkadang saya bingung dengan orang dewasa (apa saya bukan orang dewasa? Hahaa, entahlah).
Intinya adalah saya marah, kesal, sedih, dan kecewa. Tapi di sisi lain saya sangat sadar betul kalau saya ga boleh seperti itu. Bentrokan antara mencoba memberi tahu akan yang benar (tanpa menjadi sok yang paling benar) dengan status yang tidak bisa dipungkiri kalau saya tidak dapat berbuat yang melebihi status itu karna takut dianggap durhaka.
Berpura-pura untuk tidak pernah terjadi apa-apa? Yah baiklah akan coba untuk jadi seperti itu.. Semoga pertolongan-Nya segera datang, aamiin YRA!

NB: Jangan lupa nanti malam nonton Journalist On Duty ya di Metro TV jam 20.30 episode ‘Toleransi Umat di Tebuireng’ #teteup 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s