Biarkan Coklat Bekerja

Kopi minuman yang tidak terlalu saya suka. Rasanya tidak terlalu enak, apalagi meninggalkan rasa pahit setelahnya. Tapi anehnya sekalipun saya tahu saya tidak suka, saya tetap tidak benar-benar menolak untuk meminumnya. Mungkin sama seperti kamu. Entah sudah berapa sering merasakan jatuh karna kamu, tidak sedikit juga kecewa yang dirasa, tapi lantas bukan menyalahkan kamu karna kamu tidak tahu apa-apa. Mungkin ini karna adanya pengharapan. Ah betapa bodohnya!! Benar kata Emka dalam tulisannya ‘Membunuh Rasa Jika Saatnya’ (pernah saya re-post juga, cari aja). Bukan, bukan capek hanya saja rasanya memang harus dihempaskan saja. Biar rasa menemukan jalannya. Biarkan rasa pahit kopi yang tertinggal tersapu dengan rasa manis coklat panas. Bahwa memang dari awal sadar betul kalau menyukai kamu berarti harus siap dengan segala risiko, termasuk risiko jatuh. Ah makin dipikirin makin pusing, sudah biarkan coklat panas bekerja menghilangkan pahitnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s