Lengkung Senyum

Melengkungkan senyum sederhana di wajah dan memaknai hari. Mengumpulkan keping-keping sederhana untuk menaikkan syukur di akhir hari. Tak boleh ada keluhan, tak boleh ada umpatan.
Sesederhana melihat matahari yang menyapa di awal hari. Sesederhana sarapan yang tersaji tepat waktu sebelum berangkat. Sesederhana senyum yang mampu ditularkan. Sesederhana itu hati belajar bersyukur. Hanya saya, tersenyum kepada hari, berharap dia membalas dengan lengkung senyum yang sama.

 

*Jika dunia tidak tersenyum pada saya hari ini, saya akan tersenyum dan percaya bahwa segalanya akan baik-baik saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s