Rangkaian Kata

Dalam kata-kata yang tergurat, dilampirkan pesan-pesan bisu. Tak perlu diurai dalam kata. Tak perlu diucap dengan kata.

Kadang itu hanya potongan kisah yang tersangkut di kerongkongan. Kisah yang tak pernah usai dan dilanjutkan dengan cerita yang berganti.

Kadang itu hanya potongan rindu yang belum tuntas diurai. Dibiarkan luruh dan terurai seperti humus yang menggemburkan tanah.
Kadang itu hanya sebuah janji padanya dan pada diri, tentang ucap yang pantang diingkari. Tak peduli seperti apa pintu sebelumnya ditutup. Tak peduli bahwa apa yang dipandang tak lagi sama. Tak peduli bila telah ada siapa disisinya. Tapi kata tak diucap tanpa tujuan.

Bukan tentang rasa yang ada kemudian memaksa. Tapi tentang kata yang coba merangkaikan rasa tanpa memaksa. Bukan tentang apa yang diinginkan tapi apa yang dibutuhkan. Bukan tentang apa yang tidak diinginkan hilang. Tapi tentang apa yang harus diletakkan pada posisi yang benar.

Ini tentang bagaimana meletakkan segalanya pada letaknya. Bukan tentang menyerah ketika segalanya berubah. Tetapi tentang mengumpulkan serpih yang ada dan membentuknya menjadi yang seharusnya. Mungkin begitu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s