Sapa Kenang

Saya tidak tahu mengapa. Kadang kenang tersenyum di sela hari. Menyapa bahkan ketika pikir berputar tentang segala rentet yang berbeda. Itu rindu yang menyusup dan menyapakan salam di sela segala kesibukan. Saya tidak tahu, mengapa kepala saya melontarkan kenang dengan tiba-tiba. Menggoreskan senyum di wajah, tak jarang juga yang ada hanya luka. Sejenak bertanya dan melemparkan salam. Untuk kamu. Cukup disimpan. Dilesakkan dalam-dalam. Mungkin begitu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s