Kamu Kenapa?

Ada rindu menyelinap pada dini hari. Ada gelisah juga disitu. Ada tanya juga ternyata. Ada sedih. Atas semua yang dipertanyakan, yang paling menyita adalah pertanyaan — kamu lagi kenapa? adakah yang membuat sedih dan gundah gulana? aku khawatir.

Aku tahu aku gak bisa berbuat banyak, aku cuma bisa berkata — hopefully everything’s oke. – Gapapa kalau kamu gak bales BBMku yang terakhir pada hari Minggu kemarin (walau sebenarnya aku kecewa kenapa obrolan kita jadi tiba-tiba putus), asal semuanya baik-baik dan kamu bahagia *klise memang, tapi ini bukan lebay, itu perkataan serius*

Walau sudah sering aku katakan, aku slalu ada buat kamu saat butuh bahkan saat kamu gak butuh. Tapi biarlah kamu menyadarinya suatu saat nanti.
Berdoa, berdoa adalah caraku menitipkan kamu sama Allah, meminta-Nya untuk menghapus sedihmu dan menerbitkan gembiramu. Mendoakanmu adalah caraku mengatakan rindu, dan menguraikan rasa. Tanpa kamu tahu.

Tuhan jika dia sedang sedih, usaplah airmatanya, hilangkanlah sedihnya dan hangatkanlah hati serta pikirannya, aamiin yra. Aku gelisah dan khawatir soalnya.

Boleh peluk kamu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s