Hanya Bertanya — Pernahkah Kamu?

Pernahkah kamu bertanya, bagaimana jika suatu saat orang yang kamu titipi hati pergi? Apa yang akan kamu rasa ketika bayangmu tinggal sendiri? Akankah rasamu habis dimakan luka?

Ke mana kamu akan mencari dia? Ke mana kamu mencari sebelah hatimu yang pergi?

Apakah kamu akan menghabiskan malam dalam isak tanpa henti? Atau kamu memilih membuang hatimu yang sebelah lagi?

Pernahkah kamu bertanya, bagaimana kamu membuat bayangmu terasa lengkap lagi? Apakah kamu akan membawa sekaleng cat hitam untuk melukis melawan terang? Menggambar bayang di sebelahmu yang pergi. Akankah kamu lengkap lagi? Tidakkah kamu bertanya, berapa kaleng cat hitam yang kamu habiskan untuk lupa? Karena terkadang lupa begitu sulit diucap. Ketika genggammu masih memeluk kenang yang sama. Sampai satu waktu jemarimu tahu, itu bayang kosong yang dipeluk sampai lelap.

Jadi, pernahkah kamu bertanya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s