Bahagia Membuncah

Bahagia. Semoga kamu begitu. Aku juga.

Sebuah hal yang tidak biasa datang pada senja ini, saat benda kecil itu bunyi membangunkan aku. Aku angkat, lalu aku langsung tahu itu suara siapa. Senja ini walau hujan terus menetes, tapi buatku senja kali ini berbeda, indah. Bahagia membuncah rasanya, hanya saja aku takut jika aku terlalu menunjukkan dia hanya datang sekejap dan meninggalkan kecewa. Senang, rasanya senang.

Terimakasih. Aku bahagia, sangat senang. Tak apa kalau ini hanya sekejap. Berbahagialah. Ingatlah walau hanya sehitungan detik. Aku ada untuk kamu.

One thought on “Bahagia Membuncah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s