Setoples Kembang Gula

Mungkin hati itu seperti satu toples mungil yang berisi kue atau gula-gula kesukaanmu. Kamu menyukainya dengan sangat, tapi membaginya dengan mereka yang kamu sayangi. Ada yang menerima dan memakannya dengan hati-hati. Ada pula yang melahapnya dengan terburu. Ada pula yang menerimanya dan mengucap terima kasih, lalu tak memakannya. Atau bahkan ada pula yang menolak kamu beri.

Toples itu akan semakin kosong, seiring banyaknya kamu memberi. Kamu membagi apa yang kamu punya itu kepada mereka yang kamu anggap penting. Kamu mungkin bahagia ketika mereka menerimanya dengan berbinar dan melahapnya. Kamu juga akan bahagia kepada mereka yang memperlakukan pemberianmu dengan begitu hati-hati. Mengunyahnya perlahan dan menikmatinya dengan penuh. Tapi mungkin kamu akan kecewa ketika mereka menolaknya, ketika mereka menolak memakannya, atau mungkin beberapa ada yang membuangnya begitu saja.

Lalu, satu saat bagaimana bila toplesmu kosong? Toplesmu akan diisi oleh gula-gula dan kue pemberian dari mereka yang mengasihi kamu. Mereka yang rela membagi yang mereka punya untuk kamu. Jadi jagalah pemberian mereka. Seperti kamu ingin pemberianmu dijaga. Karena itu milik mereka yang berharga. Mereka yang rela membaginya dengan kamu, yang mereka anggap penting. Toplesmu tak akan pernah kosong, selama kamu mampu menjaga hati dan menyeimbangkan kepada siapa kamu membagi dan dari siapa kamu menerima. Mungkin begitu.

Advertisements

One thought on “Setoples Kembang Gula

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s