Separagraf Rindu Untuk 512 KM

Menjadi hal yang lama dan seperti biasa ketika rindu datang. Rekaman di kepala kembali terputar, otomatis. Slide demi slide, senyuman, wajah, lesungan, canda, suara, bahkan wangi tubuh. Menyiksa. Seperti yang pernah diri katakan padanya — just because we don’t talk doesn’t mean am not thinking about you, sometimes keep silent is better than say miss you. Kenapa setiap hari rindu datang? Selalu menyelipkan sedikit doa untuk setiap baiknya, mengatakan rindu lewat Dia, meminta pada-Nya untuk menjaganya.

Separagraf rindu dari Jogja. Selalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s