Kelu

Saya hanya ingin menuliskan larik-larik sederhana. Hanya ingin sejenak berbagi tentang apa yang tak bisa diujarkan. Tapi kata demi kata seperti tertahan di kepala. Menyisakan jemari yang kelu dan mata yang menatap lama ke layar monitor. Hanya rasa yang berteriak dalam bisu. Mungkin ini rindu, sebatas itu kata yang mampu diujarkan. Lalu, saya tak tahu. Karena bahkan lidah pun kelu untuk sekedar menguntaikan kata demi kata. Lalu saya di sini, berkutat dengan rasa dan pikir di kepala.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s