Bercerita — Perjumpaan Yang Memisahkan

“Assalamu’alaikum”

“Wa’alaikumsalam”

Perjumpaan diawali salam. Tak pernah sadar penuh dia siapa. Putih. Bersinar. Tanpa cela. Tersenyum ke arahku.

Dia sodorkan tangannya. Seakan ingin mengajakku pergi dengannya. Aku hanya bisa mengangguk. Tak mampu menyambut sodoran tangannya.

Perlahan, dia menjemputku dari ujung ubun-ubunku. Aku meringis. Sembari menyelesaikan lafadz La Ilahailallah Muhammadarrasulullah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s