Air Dari Langit

Hujan,

Ketika rinainya menyentuh tanah, terserap entah hingga lapisan ke-berapa. Menengok ke atas, butiran-butiran jatuh dari langit. Menetes membasahi muka. Menyamarkan air yang jatuh dari pelupuk mata.  Ada gelisah bersama turunnya. Ada buncah bahagia juga di dalamnya. Bagaimana bisa terasa disaat bersama? Apa yang terpikirkan? Apa yang dipikirkan?

Biar saja hujan menuntaskan tugasnya. Walau memang terkadang tanya tak selalu ada jawabnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s