O.K.

Kamu bilang: no worries.

Aku bilang: ok.

Hanya OK. Karna memang aku tidak punya banyak kata. Kamu tahu kenapa? Karna kamu bilang jangan khawatir, walau dalam ok-ku tetap ada khawatir disana. Tapi aku tak punya banyak kata. Kamu tahu kenapa? Karna jika aku terus bertanya kamu pasti enggan untuk membalasnya. Lalu aku harus apa? Aku harus percaya kalo semua baik adanya, lalu aku berdoa semoga semua memang baik adanya. Segera baik adanya.

Kamu jarang punya banyak kata, padahal aku ingin mengobrol lewat media yang ada. Tapi kamu jarang punya banyak kata, mungkin karna aku yang kurang pandai berkata sehingga kamu enggan untuk membalas panjang lewat rangkaian kata. Kesibukan yang berbeda, kegiatan yang berbeda, tapi satu rindu yang ada dari aku lewat kata. Sayangnya, tak banyak kata yang ada. Maka ku tulis rindu lewat kertas maya, walau rindu tak tahu sampai tidak pada yang empunya.

— Sebaris OK di pukul 19:45 untuk yang disana, semoga semua benar baik adanya, maaf aku terlalu khawatir.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s