Mungkin

Mungkin hanya semak belukar di depan mata. Tapi kalau kamu tidak pernah membiarkan kakimu menapak, kamu tidak akan pernah tahu ujungnya.

Mungkin kamu akan menemui ujung-ujung yang buntu. Tapi kamu tak akan pernah tahu itu jalan buntu jika kamu tak pernah menyusurinya.

Mungkin kamu akan menemui pintu-pintu yang ditutupkan di depan wajah. Tapi selama kaki terus melangkah seharusnya kesempatan masih ada.

Mungkin waktu terkadang tidak berpihak. Tapi tak ada yang pernah tahu kepada siapa nanti akan berpihak.

Mungkin berlian tak pernah ada kalau intan dilemparkan begitu saja.

Mungkin kini tak akan begini jika tak ada dulu yang begitu.

Mungkin ini hanya sederet mungkin di kepala. Karena pasti? Mungkin tak ada yang tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s