Bacalah

Bacalah mataku, maka kamu tak kan menemukan kebohongan.
Bacalah sikapku, maka kamu akan tahu seberapa besar peduli ku.
Bacalah hatiku, maka disitu kamu tahu dimana kamu berada.

Maukah kamu bertanya? Maka aku akan menjawab tanpa kebohongan. Maukah kamu memberi kesempatan? Maka aku akan berusaha.
Maukah kamu membaca? Maka disitu kamu akan paham, setiap kata disini untuk siapa.
Maukah?

Tuhan, hapus sedihnya. Ganti dengan sebuket penuh keranjang senyum, nanti, setelah sedihnya Kau hapus. Aamiin.

— sepagi buta terbangun pada pkl 02.00, melihat lini masa dan mendapati dia sedang sedih. Aku akan baik-baik saja jika kamu baik-baik juga disana. Begitu pun sebaliknya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s