Akankah Kamu Mengerti?

Akankah kamu mengerti? Ketika setiap peluk tak tersampaikan. Setiap senyum digantikan tatapan tajam. Setiap ujar digantikan dengan bisu yang senyap.

Akankah kamu mengerti? Ketika setiap rasa diucap dengan nada-nada datar. Ketika setiap rindu dibungkus dingin yang beku.

Akankah kamu mengerti? Ketika tak ada ruang yang dibiarkan ada untuk sekedar menyentuhkan jemari. Ketika setiap cakap tak pernah pecah menjadi obrolan panjang. Ketika setiap senyum masam tak pecah menjadi gelak tawa.

Mungkin tidak. Saya mengerti. Tidak apa-apa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s