Lebam di Hati

Jangan terlalu percaya dengan apa yang sudah dikatakan, karna memang tidak ada yang pernah tahu apa yang ada di dalam hati. Ketika mulut mengucap ‘usai’ belum tentu hati mengucap itu. Karna memang tidak ada yang pernah tahu apa yang ada di dalam hati. Aku memang tidak ingin terlalu percaya dengan apa yang sudah diucapnya, karna memang aku tidak pernah tahu apa yang ada di dalam hatinya. Lagi-lagi bisa saja mulut berkata usai, tapi hati siapa yang tahu.

Lihat lebam itu, sama seperti lebam pada hatiku. Tapi aku paham lebam itu pun lama-lama akan hilang. Maka yakinlah bahwa luka saja ada obatnya.

Kamu berbahagialah dengan siapa pun.

Sayang dari sini. Selalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s