Berhenti

Maka jika benar ada nya aku akan berhenti. Bukan karna percuma, tapi mungkin memang ada baiknya. Bukan karna takut kecewa, tapi mungkin karna memang tak punya daya. Bukan karna tak ada cara, tapi mungkin karna sadar tak ada rasa dari sana. Lalu, aku hanya akan duduk diam dari kejauhan. Mengatakan pada Dia untuk memilihkan yang terbaik dari yang Dia punya, untuk bisa membuat kamu bahagia. Di sisa sebagian hidup kamu nantinya. Luka? Mungkin memang tak bisa terhindar darinya. Tapi aku benar tak punya daya. Karna hanya satu yang merasa, aku, dan kamu tidak.

Maka aku pun tak punya banyak kata. Tersendat sesak di dada. Dan kenyataan yang ada. Kamu, takkan pernah melihat rasa yang aku punya. Kamu, takkan pernah menyodorkan tangan pada rasa yang aku punya. Maka, tolong pilih lah dia yang bisa membuatmu bahagia. Hanya ingin itu, walau aku bukan bagian dari bahagia yang kamu rasa dengan dia-mu nantinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s