Monolog

Aku butuh biang es!

Untuk apa?

Untuk membekukan hati.

Kenapa?

Sakit.

Ke dokter?

Mmmm

Mmmm?

Aku hanya butuh biang es.

Buat apa?

Membekukan rasa.

Kenapa?

Karna perih.

Beri saja betadine.

Kamu pikir kaki yang luka?

Bukankah sama?

Mmmm

Mmmm?

Mungkin lebih perih.

Cuma perih?

Mungkin patah.

Lalu untuk apa biang es?

Untuk bekukan rasa.

Yang patah?

Aku mau mengumpulkannya, lalu mengelemnya.

Memang akan sama seperti semula?

Entahlah. Yang pasti aku mau berusaha.

Biang es nya?

Untuk membekukan.

Rasa?

Iya.

Lalu?

Aku cuma ingin jadi beku. Aku butuh biang es. 😦

 

 

— Pembicaraan satu arah — dengan diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s