Away

Mungkin…Hanya suatu kemungkinan. Ini adalah lambai yang terakhir. Khawatir, resah, tanya, habis. Percaya? Apa lagi yang ada jika yang kamu lihat hanya tembok besar yang dibangunkan di depan wajah?

Kamu tahu siapa yang penting, siapa yang tidak. Kamu tahu siapa yang layak dan siapa yang tidak. Tapi terkadang sesuatu yang kamu pentingkan ternyata tidak menginginkan itu. Lalu kamu? Mungkin hanya perlu pergi sejauh yang kamu bisa. Karena mungkin itu yang diinginkan sesuatumu itu. Musnah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s