Risiko Pekerjaan

Setiap pekerjaan pasti punya risikonya sendiri-sendiri, demikian juga kamu. Sore tadi saya membaca tweet teman kamu yang me-mention kamu, sempat kaget dibuatnya. Karna memang sebelumnya kamu bilang jika kamu pada puasa ini hanya akan ditugaskan di dalam saja, tidak untuk keluar. Kamu ditugaskan ke sebuah negara yang memang akhir-akhir ini sedang ‘in’ dengan isu hak asasinya. Media cetak maupun elektronik pun sering memberitakannya, maka siapa yang tidak terkejut dan khawatir dengar itu? Apalagi untuk saya. Saya pun menanyakan pada kamu, kamu mengiyakan sambil berkata ‘keberangkatannya menunggu visa keluar’. Sedikit lega karna saya masih bisa berkomunikasi dengan kamu sebelum kamu berangkat. Saya yakin jika saya bilang ‘hati-hati ; take care ; be careful ; be safe’ kamu pasti akan bilang ‘no worries, doakan ya’ Biarpun kamu berkata begitu, saya pasti akan bilang ‘ok’, tapi tidak kah kamu tahu dalam ok itu tetap terkandung khawatir dari saya.

Saya faham dan mengerti pekerjaan kamu, maka kemana pun kamu ditugaskan dengan siapa pun itu (sekalipun dengan pacar kamu) saya selalu menyelipkan nama kamu dalam doa di setiap tengadahan tangan dan tundukan kepala yang saya lakukan, untuk kamu. Bentuk sayang saya yang bisa saya lakukan untuk kamu, sekalipun kamu tidak tahu. Karna hanya itu yang bisa saya lakukan.

Maka, jika visa sudah keluar teriring doa kelancaran, kemudahan, dan keselamatan untuk kamu, hati-hati sayang, please.

Maaf masih menyimpan rasa dan merindukan kamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s