Takut

Terbangun dari mimpi buruk? Ya, itu saya. Mimpi aneh, bikin nafas terengah, dan…saya lupa mimpi apa. Aneh? Bukankah setiap orang juga pernah melupakan mimpi apa dia tadi? Jadi, wajar kan? Yang saya ingat hanya: melihat dari kejauhan, nafas terengah, dan…saya terbangun. Sebelum tidur memang saya dalam keadaan pusing berat (padahal  sudah menenggak satu tablet panadol merah), dan merasa kehilangan seseorang. Hampa rasanya. Tapi…saya tidak punya daya. Hampa rasanya :”( Apa itu kamu? Apa begitu rasanya kehilangan? Takut kehilangan. Takut kehilangan sesuatu/seseorang yang notabene padahal bukan miliknya (bukan milik kita). Aneh? Iya, saya berpikir juga begitu. Tapi itu yang saya rasakan. Saya takut kehilangan seseorang yang notabene padahal hatinya bukan milik saya (tapi hati saya masih untuk dia). Itu yang mungkin membuat saya bermimpi buruk. Saya takut kamu hilang dari sepemandangan mata saya. Sekarang pun saya sedang kehilangan kamu. Mencari di setiap detil yang saya tahu, tapi…kamu belum terlihat. Kamu tahu? Hampa rasanya. Apakah saya kehilangan kamu? Saya takut kehilangan seseorang yang notabene padahal hatinya bukan untuk saya, saya takut kehilangan kamu. Maaf jika sikap saya yang seperti itu salah dimata kamu. But, that is true. I feel so empty for a view days without you, without seeing you, without know any news about you :”(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s