Melepaskan

Kemarin saya masih merengkuh harap itu. Tapi kini saya menyerah. Terkantuk realita yang ada. Kejam, tidak. Tapi memang begitu adanya. Sakit, memang iya. Tapi tak apa, saya sudah berdarah-darah dengan semua yang ada. Saya menyerah, dan memilih bangkit menyembuhkan luka. Tolong jangan tanya apa masih ada kamu disana.. Karna kamu pasti tahu jawabannya adalah, iya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s