Akhir Hari, Kesal

Akhir hari ditutup dengan kepala pusing dan rasa kesal. Mari kita ucapkan…. Astaghfirullahaladzim. Senyum dulu ah.. 😀

Kemarin-kemarin saya cerita soal teman saya, tulisannya ada disini ‘Pesan untuk Kawan’. Nah itu yang bikin saya kesal malam ini. Kalau ketemu langsung pun dia masih suka ngungkit-ngungkit soal kamu, padahal dia tahu kalau saya masih dalam tahap penyembuhan dari kamu. Tapi kali ini kalau saya dibegitukan, reaksi saya hanya senyum kecut dan diam. Ndak kepancing. Biarin aja dia mau ngemeng apaan, tapi malam ini saya memanas. Saya katakan semua pada dia. Mmm ya gak semua juga sih, tapi cukup buat saya sedikit mengungkapkan apa yang ingin saya bilang. Menegurnya agak keras. Hmm.

Setidaknya besok Senin ada kegiatan yang bisa menghilangkan kenangan tentang kamu, juga kekesalan-kekesalan lainnya.

— Kamar tidur, 20:09 —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s