Alur

Katanya kalau keluar alur itu aneh, abnormal, gak sejalan. Itu kata orang-orang yang mengikuti alur. Hidup harus begini, begitu. Habis sekolah, kerja. Habis kerja, nikah. Habis itu begini, habis itu begitu. Katanya sih alurnya begitu.

Trus.. kalau ada yang keluar alur ya dibilangnya aneh, abnormal, kok gitu sih. Di nyinyirin. Itulah pola hidup, katanya… Kita benar dan salah pastilah selalu ada yang ngomongin kita. Padahal siapa kita, seleb juga bukan, kan? Tapi ya itu lah..

Nah, otak saya capek buat berpikir tentang begini dan begitu. Lelah. Lelah dengan kekecewaan dan ketidaksejalanan semua. Kalau saya keluar alur, maka saya akan dikatakan aneh, abnormal, dan ih kok gitu sih. Gitu deh pasti.. Padahal semua orang pasti punya historynya masing-masing, baik yang terkatakan maupun yang disimpan sendiri. Yah sudahlah.

Saya capek, capek kecewa karena menyukai orang terlebih dahulu. I am tired being disappointed.

 

Apa sih itu menikah? Harus gitu? Perlu? Kebutuhan? Bukan kah saling menyayangi dan mencintai dan saling mempertahankan komitmen itu lebih baik? Hahahaa RANDOM. Sorry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s