Meracau

Saya belajar percaya. Percaya pada apa yang kamu katakan. Percaya pada apa yang akan kamu berikan. Percaya pada semuanya.

Satu sisi lainnya, saya belajar untuk tidak dibodohi. Karena terkadang rasa dan akal sulit dipakai pada saat bersamaan.

Satu saja cukup. Setidaknya buat saya sih begitu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s